Tentang Kami

PT. Tujju Bio Indonesia adalah perusahaan startup bioteknologi dan pangan yang didirikan sejak tahun 2018 pada bulan februari. Tujju Kombucha adalah bisnis startup yang di kelola dengan memiliki 6 konsep dasar, healthy product dan healthy lifestyle; elegant dan modern design; Green Industry; High quality; Back to Nature; dan Environmentally Friendly Company. Tujju Kombucha pada dasarnya adalah minuman yang berbasis teh dan gula yang telah terfermentasi menjadi minuman kombucha. Proses terfermentasi teh manis ini menjadi kombucha adalah dengan adanya microorganism yang saling bekerjasama biasa di sebut SCOBY (Symbiosis Culture of Bacteria and Yeast).

 

Sejak pertama kali didirikan 2 saudara kembar bernama Surya Sjukri dan Satrya Sjukri merintis startup Tujju Kombucha di tahun 2017 setelah lulusnya mereka dari BINUS University. Saat ini Kombucha di pimpin oleh Surya Sjukri selaku CEO dari perusahan dengan 3 partnernya bernama Vincent Zuwanto (CHRO), Alberto Hendriyan Wijaya (CMO) dan Martha Tjokrosantoso (CSO) dan saudaranya Satrya Sjukri menjadi Kepala Komisaris di PT. Tujju Bio Indonesia.

 

Tujju Kombucha pada awal tahun 2017 telah mengikuti CPPBT RISTEKDIKTI dan berhasil mendapatkan dana hibah dan di inkubasi oleh BINUS Entrepreneur Center (BEC). Setelah sukses CPPBT dan Inkubasi BINUS, Tujju kombucha pun melanjutkan perjalanan nya ke taraf kompetisi nasional lainnya yaitu Bekraf FoodStartupIndonesia dan berhasil memenangkan top 25 dari ribuan startup yang mendaftar, dan di inkubasi oleh foodlab Indonesia. Setelah memenangkan kompetisi bekraf i3l university pun turut membantu dalam penajaman bisnis tujju kombucha dan kami pun berhasil memenangkan kompetisi international di Italy oleh European innovation academy. Setelah kembali dari Italy kami pun memenangkan top 20 di acara international FundFest dari Bapak mantan president B.J. Habibie dan Bapak Ilham Habibie hingga di inkubasi oleh Khairos perusahaan India yang langsung di bawahi oleh Mr.Nalin Singh dan Tujju Kombucha sebagai startup yang sedang berkembang sudah pernah di liput dan diekspose oleh TVone.